Musik merupakan suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, nada, dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama. 

Tahukah kalian? Saat ini, musik tidak hanya dikenal untuk hiburan tetapi juga menawarkan beberapa manfaat positif bagi kesehatan fisik dan psikologis orang dewasa dan anak-anak. Karena Hampir setiap orang gemar mendengarkan musik, kali ini deCODE akan memberikan info tentang bagaimana orang tua mengambil peran yang lebih aktif dalam memperkenalkan musik kepada anak-anak sejak usia dini, untuk membangun lingkungan anak yang kaya akan musik.

Para orang tua yang kerap menggunakan musik untuk menenangkan anak-anak. Faktanya, mengenalkan musik sejak dini menghasilkan kecerdasan dan perkembangan emosional pada setiap anak lho, Sobat deCODE.

Terutama ibu, ibu memiliki kontribusi dan hubungan yang sangat dekat dengan musik. Mereka sekaligus dapat menginspirasi untuk membentuk anak Indonesia menjadi generasi yang cerdas dan kreatif.

Melihat pentingnya peranan orang tua, berikut 3 tips penting yang dapat dilakukan orang tua dalam memperkenalkan edukasi musik untuk anak:

1. Body Movement (Gerakan Tubuh)

Sumber: ibudanbalita.com

Musik dan gerakan merupakan suatu hal yang berkesinambungan. Gerakan sendiri mencakup beberapa hal, salah satunya adalah perkenalan musik dimana orang tua mengajarkan kategori gerakan tubuh atau menari mengikuti lantunan musik bersama anak. Hal ini dapat melatih anak dalam pengenalan terhadap melodi musik dan melatih sensorik dan motorik pada anak

2. Body Percussion (Perkusi Tubuh)

Sumber: Shutterstock.

Memperkenalkan materi ritme dan teknik menggunakan anggota tubuh sebagai alat musik. Aktivitas kedua ini merupakan kategori gerakan yang diperlukan untuk menghasilkan suara. Orang tua dapat memberikan contoh dengan menghitung, bertepuk tangan dan menepuk paha kemudian menggabungkan kedua tepuk tersebut.

3. Musical Terms and Symbols (Istilah dan Simbol Musik)

Memperkenalkan anak terhadap simbol musik, birama dan tempo untuk meningkatkan kemampuan dasar intelektual anak menggunakan aktivitas menyenangkan seperti permainan, tebak gambar dan lain-lain.

Penulis: Ummi Sya’ada Editor: Adhera Wardaniv