Ketika mengijak usia 20 tahun keatas, istilah ‘quarter life crisis’ menjadi salah satu hal yang sering diucapkan. Pada usia tersebut, wajar jika quarter life crisis terjadi pada diri seseorang. Sebab, pada fase tersebut seseorang sedang berada dalam siklus kehidupan yang semakin luas, seperti dunia perkuliahan dan pekerjaan. Sahabat deCODE tahu nggak, sih? Makna dari quarter life crisis itu sendiri? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis?
Sumber foto: fkextalk

Quarter life crisis adalah sebuah istilah yang menggambarkan diri seseorang saat mengalami rasa ragu, cemas, dan bingung dengan tujuan hidupnya. Orang yang mengalami quarter life crisis akan merasa kesepian, walaupun mereka memiki banyak teman. Mereka akan menyadari bahwa harus ada yang diubah dalam pola hidup, dan cara berfikir di kesehariannya. Namun, bagaimana cara untuk mengubahnya?

Mindset Coach asal Australia yaitu Deb Johnstone dalam situs Lifehack menuliskan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi quarter life crisis, yaitu:

1. Tidak Membandingkan Quarter Life Crisis dengan Teman

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis?
Summer foto: Blog Amartha

Jika kita selalu membandingkan quarter life crisis yang kita punya dengan orang lain. Hal itu hanya akan membuat kita menjadi semakin insecure, dan merasa kecewa terhadap diri sendiri. Apalagi di zaman sekarang ini, kita bisa melihat aktivitas kehidupan orang lain di media sosial yang terlihat selalu bahagia. Tidak jarang kita akan membadingkannya dengan kehidupan kita. Padahal, semua yang kita lihat di media sosial belum tentu sesuai dengan realita. Bisa saja orang yang terlihat bahagia di media sosial, sebenaranya sedang mengalami fase quarter life crisis, tapi mereka pandai menutupinya.

2. Jangan Terlalu Mengikuti Standar Lingkungan Sosial

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis?
Sumber foto: Selular.id

Jika kita terlalu mengikuti standar di lingkungan sosial, lambat laun hanya akan membuat rasa percaya diri kita semakin berkurang. Maka dari itu, lebih baik tampil apa adanya dan tetap menjadi diri sendiri. Kemudian, janganlah menilai diri sendiri berdasarkan cara padang orang lain. Lebih baik fokus membahagiakan diri dan memikirkan keinginan yang belum tercapai.

3. Mengetahui Apa yang Harus Diprioritaskan

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis?
Summer foto: A Little Bit of Story

Seorang educator sekaligus pakar perilaku manusia internasional, Dr. John Demartini dalam bukunya yang bertajuk The Values Factor menyatakan, bahwa motivasi yang sesungguhnya datang dari sebuah inspirasi. Hal tersebut hadir saat kita sudah dapat menilai potensi diri. Kemudian nantinya, hidup kita akan dapat menyesuaikan dengan potensi diri yang dimiliki. Maka dari itu, kalian harus mengetahui apa saja yang penting untuk dijadikan sebagai prioritas.

4. Mencari Suasan Baru

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis?
Sumber foto: divination.id

Sudah saatnya kita keluar dari zona nyaman dengan mencari lingkungan baru. Memilih lingkungan yang dapat mengubah mindset kita ke arah yang lebih baik, dan membawa kita kepada hal positif yang bisa menambah potensi kita untuk semakin maju dan berkembang. Karena lingkungan adalah salah satu pengaruh besar terhdap perilaku dan pola pikir.

5. Bersabar dan Biarkan Semua Mengalir Apa Adanya

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis?
Sumber foto: Pixels

Setiap manusia diciptakan tidak luput dari kesalahan, dan kesalahan merupakan hal yang wajar dialami dalam kehidupan. Kita sesekali perlu berpikir, dan biarkan semua berjalan apa adanya. Kita harus menikmati proses dalam kehidupan, karena tidak ada yang instan dalam hidup ini.

Penulis: Raudhatul Jannah Editor: Siti Masitoh