2020 menjadi tahun yang dipenuhi berbagai cobaan. Pada awal januari terjadi banjir besar didaerah Jabodetabek, kemudian disusul penyebaran virus corona pada awal maret serta terjadinya ledakan Gunung Anak Krakatau. Penyebaran virus corona di Indonesia menyebar dengan cepat serta merenggut banyak korban, terlebih rumah sakit yang ada “belum siap” untuk menanggani para pasien.

Pemerintah melakukan upaya untuk membatasi aktivitas diluar rumah. Hal ini diharapkan mampu menekan tingkat penyebaran virus corona. Sebulan lebih, para pekerja dan pelajar melakukan aktivitas di rumah. Bahkan dibeberapa daerah di Indonesia, pemerintah melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sejak 10 April lalu.

Penerapan PSBB ini masyarakat tidak diperkenankan untuk keluar rumah selain keadaan tertentu. Tempat hiburan bahkan supermarket pun, melakukan pembatasan pelanggan. Menteri Agama RI, Fachrul Razi menilai umat Islam akan menjalani ibadah puasa dalam suasana berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena terjadinya pandemik virus corona. Masyarakat tidak diperkenankan untuk melakukan buka puasa bersama di luar rumah, melakukan ngabuburit bahkan Sahur on the road (SOTR). Bahkan shalat tarawih berjamaah dan lebaran sementara ditiadakan untuk mencegah lebih meluasnya virus ini.

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah sesuai Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi masyarakat di Indonesia dari risiko Covid-19,” ujar Razi dalam keterangan resmi, Senin (06/4).

Kebijakan ini dilakukan demi kesehatan bersama agar terlindung dari virus ini. Razi turut mewajibkan bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah. Ia juga meminta agar masyarakat melakukan tadarus Al-Quran di rumah masing-masing sesuai perintah Rasulullah. Selain itu, Razi turut menginstruksikan agar masyarakat tak menggelar iktikaf di Bulan Ramadan di Masjid atau Musala. Biasanya, ibadah Iktikaf dilakukan 10 malam terakhir di bulan Ramadan di Masjid.

Nah, sahabat deCODE walaupun dalam kondisi seperti ini, semoga kalian semua senantiasa diberikan kelancaran dalam beribadah ya.

Penulis: Safina Diani Handayani Editor: Halimah Saadiyah