Akhir – akhir ini, Amerika serikat sedang ramai dengan kejadian menyedihkan yang menimpa George Floyd. George Floyd adalah warga amerika serikat berkulit hitam yang mendapat perlakuan buruk. George Floyd mengalami kekerasan dan rasisme dari seorang polisi dan berujung kematian pada dirinya. Kejadian ini menyebabkan aksi yang dilakukan oleh warga yang tidak menerima perilaku buruk polisi tersebut.

Sebelumnya beberapa aksi demo Black Lives Matter sudah sering dilakukan. Kemunculnya kasus George Floyd, aksi demo Black Lives Matter kembali digelar. Tidak hanya di satu daerah saja, aksi ini juga ramai dilakukan dibeberapa daerah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk unjuk rasa penolakan diskriminasi terhadap Goerge Floyd dan banyak orang kulit hitam lainnya. Mulai dari warga biasa, artis, musisi, aktor, pesepak bola dan tokoh masyarakat lain turut berpartisipasi dalam aksi ini. Banyaknya toleransi dan sikap saling perduli dan menghargai satu sama lain membuat banyak orang yang mendukung aksi ini.

Selain melakukan aksi unjuk rasa, sejumlah orang juga membuka penggalangan dana untuk didonasikan kepada pihak keluarga George Floyd. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan turut berduka atas kepergian keluarga yang ditinggalkan. Aksi ini juga memiliki arti bahwa belum semua rakyat mendapat perlakuan yang sama. Masih banyak dari mereka yang mendapat perlakukan diskriminasi berupa kekerasan, rasisme, atau yang lain.

Author: Erika Juana Putri Editor: Maulani Mulianingsih