Sahabat deCODE tahu gak sih, kalau selama ini posisi tidur kita berpengaruh juga lho bagi kesehatan? Karena dengan kita tidur, kita memberikan istirahat untuk tubuh yang seharian sudah beraktivitas sehingga akan mengembalikan kebugaran tubuh untuk beraktivitas kembali. Maka dari itu, sangat penting bagi kita memperhatikan posisi tidur kita juga lho sahabat deCODE. Kira-kira apa saja ya posisi tidur yang baik bagi kesehatan? Sahabat deCODE penasaran kan? Yuk simak berikut ini.

  1. Posisi Tidur Menyamping

Posisi tidur pertama yang baik bagi kesehatan yaitu posisi menyamping. Posisi ini baik dilakukan ketika tidur di malam hari dengan cara memiringkan badan ke sebelah kiri dikarenakan akan mengurangi adanya dengkuran yang timbul, baik untuk menjaga kesehatan pencernaan, dan mengurangi timbulnya mulas pada perut. Namun, posisi tidur ini juga memiliki dampak negatif yaitu dapat membuat bahu kaku dan juga dapat menimbulkan kerutan.

2. Tengkurap

Posisi tidur kedua yang baik bagi kesehatan yaitu posisi tengkurap. Meskipun posisi ini merupakan posisi yang tidak nyaman untuk sebagian orang, namun ternyata posisi ini baik bagi orang yang memiliki masalah mendengkur atau apnea tidur. Posisi tidur ini juga membuat beberapa orang merasakan sakit leher dan punggung ketika bangun tidur sehingga perlu disiasati dengan menempatkan bantal di perut bagian bawah agar rasa sakit pada punggung berkurang.

3. Telentang

Posisi tidur ketiga yang baik bagi kesehatan yaitu posisi telentang. Posisi ini baik dilakukan setiap malam. Telentang disebut-sebut sebagai posisi tidur yang dapat melindungi tulang belakang dan membantu untuk meredakan nyeri pinggul serta lutut. Namun sayangnya, posisi ini tidak cocok untuk seseorang yang memiliki masalah apnea tidur sehingga bisa saja membuat nafas tiba-tiba berhenti.

Nah, itu dia sahabat deCODE beberapa posisi tidur yang baik bagi kesehatan, apakah sahabat deCODE ada yang pernah melakukannya atau sering kalian lakukan?

Baca juga: Jelajah 3 Pulau Bersejarah di Jakarta dalam 1 Hari

Penulis: Novi Nurlela Editor: Safna Mutiara Syahfitri