Sumber: Gramedia.com

Hallo, sahabat deCODE! Siapa yang hobi membaca? Acungkan tangan. Nah, untuk sahabat deCODE ini dia rekomendasi novel yang cocok untuk dibaca saat waktu luang. Novel ini berjudul “Laut Bercerita”.  Karya ini ditulis oleh seorang wartawan majalah Tempo, bernama Leila Salikha Chudori. Laut Bercerita merupakan novel historical yang bertemakan kasih sayang, persahabatan, penghianatan, dan rasa kehilangan akan seseorang.

Dengan mengangkat latar tahun 90an, novel yang satu ini mampu menarik para pembaca untuk kembali pada masa itu. Menariknya, novel ini ditulis berdasarkan kisah yang sesuai fakta sebenarnya. Leila membuat novel Laut Bercerita selama lima tahun lamanya, ia melakukan berbagai macam riset dan pertimbangan lainnya. Leila melakukan wawancara dengan keluarga korban yang hilang serta para korban yang berhasil pulang ke rumah.

Cerita ini bermula melalui perspektif Biru Laut, Laut merupakan seorang mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia menyukai dunia sastra, bahkan setelah aktif dalam organisasi ia semakin sering menulis. Laut juga sering mendiskusikan mengenai pemerintahan NKRI. Singkat cerita, ia beserta teman-temannya melakukan aksi untuk membela para petani yang tanahnya dirampas paksa oleh pemerintah.

Setelah mereka melakukan aksi penanaman jagung, ia beserta teman-temannya memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing. Saat menunggu di terminal, Laut, Bram, dan Alex dibawa secara paksa oleh sekelompok orang tidak dikenal. Mereka dibawa ke tempat semacam markas tentara, di sana mereka disiksa, disiram air dingin, dipukul, digantung, bahkan disetrum. Mereka diperlakukan seperti itu untuk menjawab pertanyaan siapa dalang di balik peristiwa itu semua? Akhirnya setelah mendapatkan siksaan yang panjang, mereka semua dibebaskan.

Setelah siksaan tersebut, Laut disekap untuk yang kedua kalinya. Ia disekap karena organisasinya dinilai membahayakan pemerintahan, bahkan satu per satu temannya hilang tidak ada kabar. Laut kembali disiksa dengan lebih kejam, hingga saat ini keberadaan Laut beserta teman-teman lainnya belum juga ditemukan. Asmara, adik Laut. melihat kakaknya tidak kunjung pulang akhirnya ia memutuskan untuk menyelidikinya. Tidak hanya dia sendiri, ia mendapatkan bantuan dari keluarga korban yang hilang. Pada akhirnya ia mendapatkan informasi bahwa ada tulang belulang manusia yang ditemukan di Pulau Seribu. Hingga saat ini, belum ada kabar lagi mengenai siapa dalang di balik ini semua.

Novel setebal 394 halaman ini membawa pembaca kembali kemasa 1998, semua rasa tercampur menjadi satu. Cerita dalam novel ini sangat bagus, plot cerita yang selalu menggantung membuat orang penasaran akan kelanjutan cerita novel ini.

Bagaimana sahabat deCODE? Penasaran ingin membacanya? Banyak pelajaran yang bisa kita ambil di dalam novel ini untuk diterapkan dikehidupan kita sehari-hari. Selamat membaca sahabat deCODE.

Penulis: Feronika Laura Wulandari Editor: Bintang Bellatrix