Hayo, Siapa yang saat ini masih tidak tahu Moda Raya Terpadu atau biasa disebut MRT? Transportasi umum yang sedang menjadi primadona itu memiliki fasilitas modern di setiap stasiunnya dan tentunya juga pada setiap keretanya. Meskipun telah modern yang bisa menggambarkan bahwa Indonesia siap menjadi negara maju, akan tetapi masih banyak kelakuan masyarakat yang membuat kita mengerutkan dahi serta membangkitkan emosi karena melanggar aturan yang berlaku di MRT Jakarta.

Pelanggaran itu bermacam-macam. Mulai dari pelanggaran ringan seperti diam di eskalator yang seharusnya diperuntukkan bagi penumpang yang akan berjalan, hingga pelanggaran yang cukup berat seperti membuang sampah sembarangan. Sungguh memprihatinkan sekali, kan Sahabat deCODE?

Tapi bagi kalian yang ingin melihat perilaku masyarakat Indonesia yang taat aturan dan mencintai ketertiban, yuk bantu dengan menyuarakan kebenaran mulai dari sekarang. Nah, deCODE punya beberapa tips untuk kalian yang ingin menghadapi para pelanggar aturan ini lho! Yuk, disimak tips berikut ini!

Tips Menghadapi Pelanggar Aturan MRT Versi deCODE
Sumber Foto: tribunnews.com

1. Peduli Terhadap Sekitar

Peduli terhadap sekitar di sini maksudnya ialah kita jangan hanya sibuk pada diri sendiri. Kita harus memerhatikan sekitar dan melihat apakah telah terjadi pelanggaran aturan atau tidak. Bukan mencari-cari kesalahan orang lain ya, tapi kita sebagai penumpang yang juga menggunakan fasilitas MRT dan fasilitas stasiunnya, sudah sepantasnya harus saling menjaga segala fasilitas yang tersedia agar terjaga dengan baik sekaligus membantu masyarakat supaya mengalami perubahan dalam sikap dan tingkah laku yang tertib serta taat aturan.

Tips Menghadapi Pelanggar Aturan MRT Versi deCODE
Sumber Foto: Instagram – dramamrtjakarta

2. Jangan Hanya Memviralkan Pelanggar di Media Sosial

Banyak sekali penumpang yang peduli pada kejadian pelanggaran aturan namun hanya menjadikannya sebagai konten di media sosial serta tidak benar-benar menyuarakan kebenaran. Padahal, faktanya hal tersebut dapat disebut sebagai pembiaran karena para pelaku pelanggaran bisa saja tidak tahu menahu bahwa apa yang dilakukannya salah atau berpikir bahwa apa yang dilakukannya ialah hal yang dapat “dimengerti” orang lain. Jadi, dibanding bicara dengan orang-orang di media sosial tentang para pelanggar tersebut, lebih baik bicara langsung kepada yang melakukannya.

Tips Menghadapi Pelanggar Aturan MRT Versi deCODE
Sumber Foto: Vania Ramadhani

3. Tegur dengan Ramah dan Santun

Ketika telah terjadi sebuah pelanggaran, jangan pernah ragu dan takut untuk angkat bicara. Tegur dengan ramah dan santun para pelanggar itu. Beri tahu mereka tentang peraturan tersebut. Ingat, pembiaran tidak akan menyelesaikan masalah. Jangan khawatir, banyak kok pelanggar aturan yang sadar akan kesalahan mereka setelah diberi sedikit teguran. Jadi, suara kalian benar-benar penting banget lho.

Tips Menghadapi Pelanggar Aturan MRT Versi deCODE
Sumber Foto: Vania Ramadhani

4. Jika Tetap Tidak Didengarkan, Jangan Pantang Menyerah!

Nah, meski terbilang jarang, tetap saja ada penumpang yang keras kepala dan tidak ingin mendengarkan teguran orang lain atas kesalahan yang mereka perbuat. Kalau sudah seperti ini, kalian jangan lantas menyerah begitu saja. Berikan penjelasan mengenai alasan dari adanya aturan yang dilanggar oleh pelanggar tersebut. Seperti misalnya, alasan dari diwajibkannya kita mengantre di garis kuning ialah agar kita tidak menghalangi penumpang yang akan turun dan bahkan etika yang tepat pun, kita harus mendahulukan penumpang yang akan turun terlebih dahulu.

Tips Menghadapi Pelanggar Aturan MRT Versi deCODE
Sumber Foto: Vania Ramadhani

5. Laporkan Pada Petugas

Apabila suara kalian sama sekali tidak dianggap atau bahkan jika kalian merasa tidak aman untuk menegur langsung para pelanggar itu, jangan sungkan untuk melaporkan kerjadian tersebut pada petugas. Para petugas tidak akan pernah ragu untuk membantu kalian kapanpun kalian membutuhkan mereka. Walau hanya melalui perantara, tapi kalian sudah berhasil menolong seseorang agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik lho, Sahabat deCODE!

Bagaimana? Mudah banget, kan? Yuk, kita sama-sama menjaga fasilitas stasiun serta kereta MRT yang memikul banyak beban dan tanggung jawab dalam mengurangi kemacetan ini. Jangan lupa untuk selalu memulai kebaikan dari diri sendiri, kemudian menyalurkannya kepada sesama. Menjadi tugas kita bersama memulai kebiasaan yang dimulai dari hal kecil seperti mematuhi segala aturan dan etika yang terdapat di MRT Jakarta yang kemudian dapat berkembang menjadi lebih luas. Jika perilaku masyarakat Indonesia dapat mencerminkan pribadi yang taat aturan, taat hukum, dan peduli terhadap sesama serta menjaga alam, maka menjadi negara maju bukanlah sekadar mimpi di siang bolong belaka.

Ayo mulai perubahan dari kamu!