Sumber: Beritasatu.com

Sahabat deCode tahu tau gak sih? cara untuk menghilangkan rasa bad mood itu ternyata bisa dengan mengonsumsi makanan sehat lho. Banyak makanan sehat yang bisa meningkatkan mood baik kamu.


Ketika kamu bad mood sangat tidak disarankan mengkonsumsi makanan tidak sehat atau junk food, karena hal itu justru akan memperburuk suasana hati kamu nih sahabat deCODE. Penting untuk kamu ketahui makanan sehat apa saja yang dapat meningkatkan suasana hati kamu. Berikut kita ulas satu persatu yuk sahabat deCODE!.

1. Coklat Hitam

Pasti kamu sudah tidak asing lagi kan dengan cokelat hitam ini?
Cokelat hitam bisa menjadi pilihan untuk kamu konsumsi saat bad mood nih teman-teman. Cokelat hitam ini akan membantu kamu untuk menurunkan hormon kortisol.

Apa itu hormon kortisol?
Hormon kortisol yaitu hormon yang dihasilkan ketika kita stress.

2. Oatmeal

Oatmeal (cnnindonesia.com)

Oatmeal bisa dijadikan makanan mood booster yang wajib kamu coba nih sahabat deCODE.

Oatmeal adalah salah satu makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah. Nah, indeks glikemik rendah ini berguna untuk melepaskan energi menuju aliran darah. Sehingga, energi akan tersalurkan dengan merata ke dalam darah.

3. Kacang Polong

Kacang Polong (hellosehat.com)

Salah satu dari sekian banyaknya kacang-kacangan, kacang polong merupakan makanan yang bisa menjadi mood booster. Sudah dipercaya menjadi salah satu mampu meningkatkan suasana hati dan pengelola depresi dengan baik.
Yuk, dicoba makan kacang polong sahabat deCODE!

4. Pisang

5. Ikan

Ikan (kompas.com)

Salah satu jenis ikan, yaitu ikan sarden ini yang bisa kamu jadikan makanan mood booster lho. Ikan sarden merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 yang akan meningkatkan fungsi otak.

6. Air

Air Mineral (bukalapak.com)

Air sangat penting untuk kesehatan fisik dan mentalmu. Penyebab kekurangan air berisiko menurunkan konsentrasi yang akan mengakibatkan kamu menjadi bad mood seharian. Untuk kamu sahabat deCODE, disarankan mengonsumsi 1-2 liter air per hari.

Penulis: Novi Nurlela Editor: Annisa Dewi