Perlu kalian ketahui orang Italia memiliki cara tersendiri dalam menikmati secangkir espresso. Tentu hal tesebut bukan serta merta ada tanpa sebab, tentu memiliki sejarah yang akhirnya berkembang sampai sekarang ini. Sejarah perkembangan esspresso, tidak bisa terlepas dari sejarah alat mesin yang membuat sajian minuman ini begitu cepat. Bagaimana La Pavoni menjadi mesin espresso yang disyiarkan dan dikomersilkan pertama kali di negara Italia pada masa itu. Kata “espresso” ini sendiri lahir dari konsep pembuatannya, yaitu express mengaliri bubuk kopi secara cepat. Maka perlahan menjadi “express oh” berangsur lebih akrab dengan sebutan espresso.

Orang-orang Italia ketika itu, hingga sekarang dituntut untuk bergerak cepat. Bagi pekerja yang membutuhkan minuman kopi; memesan kopi serta menunggunya diseduh beberapa menit, sangat menyita waktu mereka. Jauh sebelum mesin espresso ditemukan, orang-orang Italia juga tergesa-gesa menjalani hari mereka, seperti tidak cukup 24 jam dalam 1 hari. Nah, setelah kita mengetahui sedikit sejarah perkembangan espresso di negara asal dari minuman tersebut. Here’s the How Italian Enjoy Their Espresso

Espresso saat ini

Minuman satu ini bisa dibilang menjadi keharusan di sebuah kedai kopi, dan bisa jadi salah satu bahan baku. Mengapa demikian? Karena dari espresso banyak sajian kopi yang tercipta. Apakah itu latte, cappuccino atau sajian kopi lainnya. Bukan hanya menjadi trend di negara asalnya Italia, espresso juga menyebar ke seluruh dunia.

Tidak ada Cappuccino setelah jam 12 siang

Seperti pada umumnya, susu bagi orang Italia benar-benar diminum sebagai teman sarapan. Begitu pula cappuccino. Seperti  hal tabu jika di Italia ada yang minum di atas jam 12 siang, bukan berarti tidak diperbolehkan hanya saja tren yang berkembang di masyarakat Italia membentuk kebiasaan itu.

Orang Italia tidak pernah memesan Espresso

Orang Italia malahan tidak pernah memesan espresso dengan menyebutkannya “espresso” sebab minuman kopi di Italia sejatinya memanglah espresso. Untuk mereka, cukup memesannya dengan menyebutkan “Caffè” atau secara verbal santunnya “Un caffè, per favore.

Jarang duduk ketika menikmati Espresso

Kebiasaan yang berkembang di kedai kopi Italia, harga espresso yang disajikan ke meja pengunjung di mana tempat pengunjung memesan dengan harga espresso yang dipesan di meja bar berbeda 3 kali lipat lebih murah jika memesannya di meja bar. Mungkin ini juga yang menyebabkan orang Italia lebih memilih minum sambil berdiri, bisa jadi. Atau karena kebiasaan yang berkembang, bahwa espresso itu dinikmati untuk kebutuhan bukan sebagai teman ketika duduk santai.

Cara orang Italia menikmati Espresso

Beberapa orang Italia tidak akan minum espresso bila tidak ada crema di espresso tersebut. Dari crema mereka akan menilai espresso tersebut nikmat atau tidak. Perihal cara minum, banyak cara menikmati minum kopi espresso yang menjadi tren orang Italia. Yaitu, dengan sparkling water, dengan mengaduk espresso, ataupun mengguncangkan pelan cangkirnya. Namun pola berbeda ini, ada yang membuatnya sama, saat orang Italia menyesap espresso mereka perlahan tidak terlalu lambat hingga menjadi dingin. Tidak lebih dari 2 menit untuk menikmati secangkir espresso.

Sumber: ottencoffee.co.id

Reporter: Muhammad Faisal Barakuan | Editor: Nadhira Aliya & Galih Perdana