Seperti seorang pesulap, Rupi Kaur sang penyair yang berasal dari Kanada ini seolah mampu menyulap dan melenyapkan para pembaca dengan buku-buku yang Ia terbitkan. Sekarang ini, pembaca setia karya Rupi Kaur sedang terpincut dengan karya terbarunya yang berjudul The Sun and Her Flower. Berbeda dengan buku sebelumnya yang berjudul Milk and Honey, buku The Sun and Her Flower ini berfokus pada dunia percintaan. Jika Milk and Honey menceritakan tentang pelecehan, kekerasan, serta indahnya sebuah cinta, maka The Sun and Flower ini menjadikan dunia percintaan sebagai fokus utama.

The Sun and Her Flower hadir dengan 5 bab atau bagian, yaitu Wilting, Falling, Rooting, Rising, dan Blooming. Rupi sangat mengerti akan kisah percintaan setiap remaja. Ia melukiskan puisi-puisi dengan sangat indah dari berbagai sudut pandang kisah percintaan yang berbeda. Tak hanya mengenai percintaan, rupanya dalam buku ini Rupi juga mengangkat kisah-kisah kehidupan yang dibumbui oleh perasaan emosional. Buku The Sun and Her Flower ini sudah terbit sejak 3 oktober 2017 lalu dengan kisaran harga sebesar Rp 240.000.

Tidak hanya tulisan kata demi kata yang terdapat dalam buku tersebut, namun Rupi juga memberikan gambar-gambar yang mengilustrasikan isi dari puisi tersebut di setiap judulnya. Perasaan emosi pembaca pun seolah ikut terseret dalam tiap bait yang dituliskan, seperti salah satu tulisan dalam bab Wilting yang satu ini,

You left

and I wanted you still

yet I deserved someone

who was willing to stay. 

Judul buku ini sendiri terdapat dalam salah satu halaman The Sun and Her Flower, seperti yang sudah dikutip di bawah ini,

What is it with you and sun flowers he ask

I point to the field of yellow outside

Sunflowers worship the sun i tell him

Only when it arrives do they rise

When the sun leaves

They bow their heads in mourning

That is what the sun does to those flowers

It’s what you do to me

-The Sun and Her Flowers

Dalam setiap puisi sering dijumpai beberapa tulisan yang dimiringkan pada bagian bawahnya. Tujuannya yaitu untuk menegaskan topik puisi yang bersangkutan. Rupi seakan menginginkan pembaca untuk memahami puisi tersebut sama seperti apa yang Ia tuliskan dan bayangkan. Ia tidak ingin kita lepas dari jalur yang seharusnya. Rupi ini benar-benar seperti memahami kisah cinta remaja. Hal itu terlihat dari karya The Sun and Her Flower nya yang satu itu. Dalam karya itu Ia mampu membawa seluruh emosi setiap pembaca di setiap bait yang Ia tuliskan.

Sungguh indah setiap bait yang dituliskan dalam buku The Sun and Her Flower tersebut. Semoga kisah cinta yang selama ini tak dapat terluapkan oleh diri sendiri dapat terbantu dengan luapan emosi yang terbentuk ketika membaca buku The Sun and Her Flower karya Rupi Kaur yang satu itu.

Reporter: Nur Syifa Buchis | Editor: Sasya Semitari P & Galih Perdana