Halo, sahabat deCODE! Asyik sebentar lagi akhir pekan, waktunya melepas penat dari kegiatan sehari-hari yang memusingkan. Hmm, kalau di akhir pekan gini enaknya pergi kemana ya? Bosen gak sih kalo pergi ke mall terus?

Biasanya Puncak, Bogor, atau sekitarnya akan dijadikan tempat tujuan saat weekend nih, setuju kan?  Eits, gak hanya Bogor lho yang menawarkan destinasi alam untuk weekend kalian, ternyata Tangerang punya surga tersembunyi yang wajib untuk dikunjungi! Ada yang sudah tau apa itu? Ya, ini dia, Tebing Koja!

Tebing yang terletak di Kampung Koja, Kabupaten Tangerang ini dulunya adalah tempat galian pasir dan persawahan milik masyarakat sekitar. Sudah lama aktivitas penggalian tersebut dihentikan, akhirnya banyak yang kadar bahwa hasıl galian tersebut dapat dijadikan obyek wisata. Wah, keren ya! Siapa sangka alam yang dibumbui sedikit oleh tangan manusia dapat menghasilkan pemandangan semenakjubkan ini!

Tebing Koja ini disebut sebagai Kandang Godzilla. Hal itu karena salah satu tebingnya berbentuk mirip monster Godzilla. Nah, ada dua cara nih untuk menikmati tebing yang mirip dengan Godzilla ini. Pertama, dari atas ketinggian tebing lain. Atau kedua, dengan menaiki wahana perahu yang bisa kalian sewa. Well, bagaimanapun cara kalian menikmatinya, dijamin tebing ini tidak akan mengecewakan!

Tidak hanya tebing berbentuk Godzilla lho yang menjadi andalannya. Masih banyak tebing lain yang tak kalah kece, dan juga wahana-wahana yang dikembangkan secara swadaya oleh warga setempat. Yang pasti sangat bernilai artistik! Berkat kesadaran dan kerjasama warga, kini Tebing Koja menjadi obyek wisata baru yang ramai dikunjungi oleh wisatawan, khususnya wisatawan milenial. Wah warga Tangerang patut berbangga ya.

Harga tiket masuknya sangat terjangkau kok sahabat deCODE! Cukup membayar Rp. 5,000/org dan Rp. 10,000 untuk parkir kendaraan, kalian sudah bisa menikmati Tebing Koja sepuasnya! Jadi bagaimana, tertarik untuk mengunjungi surga tersembunyi di bumi Tangerang ini? Ayo ajak keluarga, sahabat, atau pacar kamu ke sini ya.

Reporter: Nada Salsabila Editor: Nur Syifa Buchis