Holaa! Coba tebak, film apa yang dibicarakan banyak orang akhir-akhir ini? Yup, Aquaman! Aquaman yang pada 26 November 2018 lalu dirilis perdana di Inggris ini telah menarik banyak perhatian masyarakat di seluruh penjuru dunia, terutama bagi pecinta kisah superhero lho, Sahabat deCODE!

Bagaimana tidak? Aquaman adalah sosok superhero pertama yang menceritakan tentang kehidupan di bawah laut dari DC Universe. Tentu hal itu memberi angin segar bagi masyarakat yang selama ini hanya dikenalkan pada pahlawan dari daratan.

“You think you’re unworthy to lead because you’re come from two different worlds. But that’s exactly why you are worthy.” – Mera

Kalian tahu nggak kalau film ini digadang-gadang sebagai salah satu film terbaik yang dimiliki DC? Bersanding dengan Wonder Woman yang sebelumnya sudah meraih kesuksesan lebih dulu pada 2017 silam, Aquaman meraup keuntungan yang besar dan mengalahkan beberapa film lain yang tak kalah kerennya! Wah, kece abis ya! Sekarang, yuk simak reviewnya.

Aquaman bercerita tentang Arthur Curry, seorang manusia berdarah separuh Atlantean (sebutan untuk orang Atlantis). Ayah Arthur, Tom Curry hanyalah manusia biasa yang bekerja sebagai penjaga mercusuar, sementara ibunya, Atlanna merupakan seorang Ratu Atlantis.

Namun, karena Atlanna memiliki kewajiban untuk menikah dengan seorang bangsawan Atlantis, dia malah melarikan diri dan menikah dengan Tom. Suatu hari ibunya terpaksa meninggalkan Arthur dan ayahnya demi melindungi mereka dan kembali ke Atlantis untuk memenuhi kewajibannya. Setelah itu Arthur tidak pernah melihat ibunya.

Selama bertahun-tahun Arthur berlatih layaknya seorang Atlantean dibantu dengan Perdana Menteri Atlantis, Vulko yang menjadi orang kepercayaan ibunya. Hingga Arthur kemudian menjadi pria kuat yang memiliki kekuatan yang didapat dari ibunya. Namun Arthur tidak pernah sekalipun memiliki ambisi untuk menjadi bagian dari kerajaan Atlantis, bahkan ia membencinya.

Namun suatu hari, seorang wanita cantik berambut merah bernama Mera datang menemuinya. Mera adalah putri dari kerajaan yang menjalin hubungan diplomatik dengan Atlantis. Mera meminta Arthur untuk menjadi raja dengan merebut tahta dari adik tiri Arthur bernama Orm. Sebab Mera tahu bahwa Orm memiliki tujuan yang tidak baik, sehingga Mera membutuhkan Arthur untuk menghentikan rencana Orm.

Film ini benar-benar menunjukkan seberapa suksesnya sinematografi yang dimiliki Hollywood. Semuanya tersaji dengan sangat nyata berkat ketelitian orang-orang di balik layar, terutama James Wan yang memang selalu menyajikan film yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Semuanya tersaji dengan begitu ciamik, cerdas, dan terkenang hingga rasanya ingin menyaksikannya berkali-kali. Bisa dikatakan bahwa film ini memberi memori yang indah ketika kita mengingatnya. Entah dalam segi cerita ataupun gambarnya, nyaris tanpa cacat walau tidak bisa dikatakan sempurna.

Mungkin banyak orang yang ingin melihat bagaimana proses syuting Aquaman setelah menyaksikan film ini. Karena tidak sedikit hal yang sulit untuk dipikir dengan logika mengenai bagaimana bisa menciptakan film yang terasa begitu realistis seperti ini.

Faktanya, proses syuting film ini memang sangat sulit dan memakan waktu pada setiap aspeknya. Nah sahabat deCODE, mau kasih saran nih, kalau nonton film ini lebih baik kalian nonton yang 3 dimensi. Penasaran kan? So tunggu apa lagi? Langsung cus ke bioskop!

“I’m no leader. I came because I had no choice. I came to save my home and the people that I love.” – Arthur Curry (Aquaman)


Reporter: Vania Ramadhani Editor: Syifa Putri Naomi