Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOMIK) Universitas Al Azhar Indonesia mengadakan Communication Islamic Fair (CIF) untuk meningkatkan keimanan dalam potensi kepercayaan diri yang diselenggarakan pada 23 – 24 Oktober 2021. Pada hari pertama, CIF mengadakan webinar dengan tema “Ubah Insecure Lewat Bersyukur” dan menghadirkan pembicara Syakir Daulay yang dikenal sebagai aktor, public figure, sekaligus penyanyi religi.

“Kadang kita itu sering insecure dengan sesuatu yang tidak sebanding dengan diri kita, jadikan perasaan insecure menjadi motivasi”ujar syakir daulay. Jangan sampai perasaan insecure malah membuat kita ngedown ya sahabat deCODE. marilah kita, memfokuskan keimanan dengan potensi yang ada di dalam diri kita, sebab setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing

Berbicara mengenai penampilan, penampilan memanglah hal pertama yang dilihat oleh orang lain. Namun, jangan jadikan itu menjadi patokan utama untuk melakukan segala sesuatu. “Penampilan itu hanya kelihatan di mata, seseorang tidak hanya dilihat dari penampilannya saja” ucap Syakir.

kemudian, syakir menekankan untuk membuat orang lain terpukau, bukan hanya dari tampilan, tetapi dari apa yang ada di dalam diri kita, seperti: kepribadian, wawasan, dan akhlak. Menurut Syakir, alasan utama yang menyebabkan seseorang tidak percaya diri adalah kurangnya rasa kepercayaan dengan Allah Swt, sang maha pencipta. Sesuai dengan firman Allah Swt dalam QS. At-tin ayat 4 “Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.

Selanjutnya, pada hari kedua CIF mengadakan workshop tema “Mengenal Aspek-Aspek Penting dalam Membaca Al-Qur’an” oleh narasumber Sultan Ariq Faisal Bahri. Sultan Ariq merupakan mahasiswa angkatan 2017 program studi bimbingan konseling islam Universitas Al Azhar Indonesia.

“Pandai dan mengetahui lebih mendalam belajar membaca Al-Qur’an memiliki banyak amal yang diperoleh” ujarnya Sultan Ariq. dengan ini, webinar CIF dapat membantu untuk memahami dan mengenal cara membaca Al-Qur’an untuk lebih baik dan efektif.

Sultan Ariq menekankan pada kita belajar membaca Al-Qur’an dengan mengetahui hukum dasar Tajwid dan penyebutan ayat-ayat dilakukan secara efektif dan efisien berdasarkan hukum dasar Tajwid. karena setiap ayat memiliki makna dan arti yang berbeda dari setiap hukum bacaannya dan memanfaatkan diusia muda dengan mengisi untuk membaca Al-Qur’an, tidak ada penyesalan disaat usia sudah menua.

Yuk! meningkatkan keimanan dengan mempercayai Allah Swt yang menciptakan kita dan mulai untuk menggali potensi yang ada di dalam diri kita. Jadikanlah diri untuk meningkatkan motivasi kita untuk lebih baik lagi.

Penulis: Wifda Mufti Karima Editor: bintang bellatrix