Hayo siapa di antara kalian yang dahulu bercita-cita menjadi seorang astronot? Menjadi perwakilan negara untuk bisa menaiki pesawat ulang-aling dan pergi ke angkasa lepas. Sangat menyenangkan dan suatu kebanggaan tersendiri bukan.

Tahukah kalian bahwa di angkasa luar astronot minum air urin dan keringat yang di daur ulang. Hmm kebayang gak sih gimana rasanya? Jangan kaget dulu sahabat deCODE, terdapat penjelasan secara ilmiah mengapa air urin dan keringat baik untuk di daur ulang.

Astronot pergi ke angkasa luar untuk misi penting dan memerlukan waktu yang cukup lama sehingga bila membawa perbekalan dari bumi memerlukan ruang yang cukup banyak, hal inilah yang menyebabkan badan antariksa Amerika NASA menciptakan mesin penyaring dan pengolah air.

Menurut Badan Penelitian Angkasa Luar, astronot rata-rata meminum 730 liter urine dan keringat daur ulang dalam misi perjalanan luar angkasa satu tahun. NASA mengembangkan alat ini sejak tahun 2003.

Seorang pengurus system pemanfaatan air pada stasiun angkasa luar Internasional menyatakan di angkasa luar kalsium keluar dari tulang para astronot namun peneliti tidak tahu kemana perginya kalsium tersebut. Hal ini menyatakan bahwa urine astronot di angkasa luar memiliki komposisi kimiawi yang berbeda dengan air seni di bumi.

Di angkasa luar, limbah dapat dibungkus dan dibakar di atmosfer bumi dalam perjalanan pulang dan air siap di minum. Tetapi perlu diperhatikan untuk menghindarkan diri dari bakteri, air perlu ditambahkan iodine dan rasanya seperti obat.

Sampai saat ini peneliti masih mengembangkan teknologi ini lebih sempurna. Gimana nih sahabat deCODE, semakin tertarik untuk memahami dunia angkasa luar?