June 15, 2024

deCODE

Progressive News & Creative Magazine

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U17 2023: Lupakan Kekecewaan, Langkah Menuju Kebangkitan

3 min read

Bahagia. Barangkali kata yang paling pantas dipakai untuk menggambarkan penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 2023. Luka para pecinta sepak bola Tanah Air pun terasa terobati setelah FIFA kembali mempercayakan Indonesia untuk menggelar event sekelas Piala Dunia.

Fans sepak bola Indonesia sempat tersakiti setelah pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U20 2023 pada Rabu, 29 Maret 2023.

Dasar keputusan FIFA mencopot status Indonesia sebagai pihak penyelenggara melihat “perkembangan situasi terkini”. Keterangan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah keluar tak lama setelah muncul gelombang penolakan terhadap partisipasi Israel di Piala Dunia U20 2023. Alhasil, FIFA memindahkan ajang terbesar kedua sepak bola itu ke Argentina.

Kini, penggemar sepak bola Indonesia kembali tersenyum. Pasalnya, Indonesia dipercaya untuk menggantikan Peru guna menjadi tuan rumah Piala Dunia U17 2023.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa FIFA menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 2023 karena melihat kebangkitan sepak bola nasional. Memang, Indonesia tengah memperlihatkan aroma kemajuan seusai timnas U22 menjuarai SEA Games 2023 dan skuad Garuda senior berkesempatan menghadapi Argentina dalam laga uji coba FIFA Matchday edissi Juni 2023.

“Alhamdulillah, ini kesempatan untuk Indonesia. Mungkin, FIFA melihat kita (Indonesia) bangkit. Kemarin di SEA Games bagus, FIFA Matchday Palestina dan Argentina juga bagus. “Kita berani menjadi host AFC U17. Ini tentu menjadi pertimbangan mereka” ucap Erick Thohir dalam sesi jumpa pers di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/6/2023).

Sinergi pusat dan daerah untuk Piala Dunia U17 2023

PSSI tak bisa berjalan sendiri dalam menyukseskan perhelatan Piala Dunia U17 2023. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga diperlukan.

Pasalnya, pada Piala Dunia U20 2023, terdapat perbedaan pendapat antara pemerintah pusat dan daerah. Saat itu, Presiden RI, Joko Widodo, menjamin keikutsertaan Israel. Di lain sisi, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, menentang langkah Israel untuk mentas di Piala Dunia U20 2023.

Oleh karena itu, Erick Thohir menyampaikan bahwa sangat penting bagi pemerintah pusat dan daerah untuk satu suara seusai Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U17 2023. Menurut Menteri BUMN tersebut, segala perbedaan mesti didiskusikan demi kelancaran event sepak bola dunia FIFA.

“Kerja sama pemerintah pusat dan daerah itu satu, tidak bisa terpisah-pisah. Ya, tentu kalau ada perbedaan dari pemerintah harus didiskusikan dengan pemerintah pusat. Jangan, kita sebagai bangsa dilihat tidak siap oleh luar negeri” jelas Erick Thohir.

“Nah, jadi saya berharap pemerintah daerah, apalagi yang nanti masuk list FIFA, saya tidak tahu yang mana, waktu tanda tangan komitmen, harus benar-benar commit,” ungkap dia.

“Tentu, kami PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola, kami harus menjaga marwah sepak bola Indonesia, juga marwah bagaimana kita ini menjadi satu kesatuan dari dunia sepak bola secara menyeluruh” tutur dia.

Timnas Indonesia hadapi Piala Dunia U17 2023 dengan persiapan minim

Sementara itu, pekerjaan rumah (PR) PSSI juga masih banyak, khususnya dalam mempersiapkan timnas Indonesia di Piala Dunia U17 2023. Terlebih lagi, skuad Garuda Muda hanya memiliki persiapan sekitar empat bulan untuk mentas dalam turnamen yang diselenggarakan pada 10 November-2 Desember mendatang.

Bima Sakti akan menjadi orang nomor satu yang memimpin persiapan timnas Indonesia di Piala Dunia U17 2023. Nantinya, pria kelahiran Balikpapan itu berperan dalam mengawal proses seleksi skuad timnas Indonesia di sembilan wilayah.

Setelah melakukan proses seleksi, Bima Sakti akan menggabungkan para pemain terpilih untuk menjalani training camp (TC) atau pemusatan latihan pada Juli-Agustus. Selanjutnya, skuad Garuda Muda bakal menjalani sejumlah laga melawan tim-tim dari negara Eropa, Asia, dan Afrika, pada September-Oktober, sebagai bekal persiapan bermain di Piala Dunia U17 2023.

“Jadi, kita akan melakukan seleksi U16 dan U17 di sembilan wilayah, untuk setelah itu bisa kita petakan, kita gabungkan. Nanti, bulan Juli-Agustus mulai TC dan September, Oktober, akan kita kirimkan di luar negeri” ucap Erick Thohir.

“Kami harapkan bisa ada beberapa pertandingan persiapan, baik dengan negara-negara Eropa, Asia, Afrika sehingga mereka tidak kaget di kejuaraan dunia U17 nanti,” ungkap dia.

*) Ahmad Zilky, Alumni Media dan Jurnalistik Ilkom UAI, saat ini jurnalis Kompas.com

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.